
Hasil setengah hati India dibuka setelah mengalahkan tribunus.com -gregoria Mariska pada hari Sabtu (1/118/125).
Gregoria, yang akrab dengan Jorger, terendam oleh seorang pemuda dalam berbagai angin yang indah dari game pertama.
Tetapi seorang pemuda terus -menerus membuktikan kelasnya sebagai yang pertama di yang pertama di dunia.
Di mana The Magic Boy bisa bermain tenang dan tenang sampai kesalahan wajib dibuat.
Tidak heran Juara Korea George mampu menyalip dua olahraga langsung -1-19-5 dan 3-6-16.
Bermain
Ketika Anda menghadapi seorang pria muda di game pertama, Jhala adalah permainan yang sangat indah.
Permainan yang indah dengan kesalahan minimal membuat juara Indonesia sangat baik di 2-6.
Sayangnya, perlindungan beton dan cahaya pada gerak kaki dan Young menjadi baik dikapitalisasi.
Seorang pria muda lambat tapi pasti mulai mencapai,
Mulai dari akhir 7-7 dari skor 4-6.
Permainan seorang pria muda dengan gerakan George melewatkan kesempatan.
Endly menang menjadi 10-8 sebelum Enn Yang kembali dengan 10-10.
Tetapi pada seorang pemuda, ia menang 11-10 atas George.
Setelah beristirahat, seorang pemuda terus menunjukkan pukulannya yang indah.
Mulai dari renda di kayu salib yang ditunjukkan oleh George.
Karena upaya ini, para siswa menembak Imamate dan menyamakan kedudukan dengan 13-13 poin.
Tetapi konsistensi George tidak sesuai dengan kepemimpinan.
Sebaliknya, Enn Yang menggunakannya dengan netter.
Hak istimewa timbal balik diperoleh dan dicat dengan penyimpanan panjang.
George bermain secara acak dan memiliki kesalahan yang relatif tak tertahankan sehingga 15-11 tertinggal.
Ketika George memiliki kesempatan untuk mengejar, respons terhadap UKM muda itu sangat cepat oleh pemuda itu.
George tidak ingin menyerah, dan Gaggara Pentang mampu membuat perubahan pada pukulan.
Akibatnya, skornya adalah 20-19 untuk keunggulan A-Yong.
Sayangnya, karena kesalahan George, ia menonaktifkan pertandingan pertama yang ditutup dan Juan menang 21-19.
Game kedua masih dilukis dari Jhalaji dengan serangkaian banjir kesalahan.
Meskipun dia berada di belakang kesalahan ini, George berusaha mendapatkan kesempatan.
George mencatat 8-6 poin.
Dengan lebih banyak pengekangan, George berhasil 9-9 kali sebelum kejauhan.
Epik perjuangan cinta Mikha Angelo, ia menaklukkannya dalam 10-11 periode tipis.
Skor mencetak 14-14 poin sebelum kembali ke musuh Georgia.
Sehingga pahlawan Korea 18-14.
Sebuah Yang menunjukkan dominasi Anda sehingga mereka memainkan dua pertandingan dengan hanya 1-16 poin. Buka jadwal India dan hasil semi -final tahun 2025
Kompetisi 1 [WD]: Tan Pearl/Thiaa Muriteran (Malaysia/3) v Kim Hang/Kong Hang Jung (Korea Selatan/8), 18-21, 18-21
Cocokkan 2 [XD]: Jiyang Zen Bang/Wei Zin (China/2), 21-18, 19-21, 9-21 Goh Soon Hut/Lai Shewan Jamie (Malaysia/4)
Kompetisi 3 [WD]: Araa Igagry/ICO Sakurmoto (Jepang) V Li Yi Jing/Luo XY Min (China/4), 18-21, 21-13, 21-17
Kompetisi 4 [XD]: chn tang g/toh ee waye (Malaysia/3) v thom gicvel/delphine delru (Prancis), 17-21, 15-21
Kompetisi 5 [WS]: Pornpawi Chochovong (Thailand/8) Vs. Tomoka Miazaki (Jepang/6), 11-21, 24-22, 21-19
Kompetisi 6 [
Kompetisi 7 [WS]: Se-yong (Korea Selatan/1) Vs. Gregoria marika (Indonesia/4), 21-19, 21-16
Kompetisi 8 [
Kontes 9 [
Cocokkan 10 [[
(geosurvey.co.id/nikeken)