
Reporter geosurvey.co.id, Rinas Abdella
geosurvey.co.id, Jakarta -Mitro Jaya’s Police Officer, Karyoto, mendesak mereka yang memiliki hak peradilan untuk tidak terkejut ketika merayakan Tahun Baru.
Itu dikirim dari markas Metro Jaya Metro di Jakarta, Jakarta selatan pada hari Kamis (20/19/202).
Capo Folda mengatakan kepada wartawan, “Kami berharap tidak ada yang mabuk di hobi.”
Karoto memastikan bahwa anggota menyambut penularan tahun ini dengan mengendalikan perdagangan narkoba.
Menurutnya, penyelundup narkoba lebih takut menyediakan klub malam di Tahun Baru daripada banyak elemen Jakarta khusus.
Sehari sebelum Tahun Baru, Cabolda menekankan kelompok pemuda dengan senjata yang tajam.
“Kami bersyukur atas kenyataan bahwa itu telah tenggelam selama beberapa minggu. Mungkin berkat pekerjaan TNI, Polri dan Satpol PP, kami secara aktif berpatroli.”
Jakarta Metropolis Polda menempatkan 3500 karyawan dan 1.400 karyawan TNI di Nataro.
“Jadi total 4.357 adalah kombinasi dari Satpol PP, Kantor Kesehatan, SAR.”
Sebelum polisi diketahui, polisi nasional melakukan operasi lilin untuk memastikan keselamatan dan mobilitas masyarakat pada Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Operasi lilin 2024 berlangsung 13 hari dari 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.
Sebanyak 141.605 co -staff dan 2.794 posting telah ditetapkan, termasuk pos keamanan, pos layanan dan postingan terintegrasi.
Sandi Nugroho, inspektur Jenderal Kadivhumas Polri, menjelaskan bahwa operasi lilin dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat pada hari libur panjang ini.
“Kegiatan ini merupakan upaya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang akan aktif untuk ibadah, penyesuaian rumah dan rekreasi.
Menurutnya, operasi itu juga menunjukkan sinergi yang kuat antara polisi nasional dan semua pemangku kepentingan.
Menurut data dari Kementerian Transportasi, potensi pergerakan masyarakat dengan berbagai Malam Natal dan Tahun Baru diperkirakan akan mencapai 160 juta.
Angka ini meningkat sebesar 2,83 % atau sekitar 33,4 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Ini diharapkan terjadi di puncak rumah pada 21 dan 28 Desember 2024 dan puncak aliran balik pada tanggal 29 Desember 2024 dan 1 Januari 2025.
“Rekayasa lalu lintas dan metode, seperti mobilitas tinggi, aliran kontras komunitas, jika perlu. Strategi ini akan efektif untuk kinerja Ketupat 2024 dan akan digunakan kembali untuk mendukung aliran datar di belakang untuk digunakan kembali.”
Operasi lilin 2024 berfokus pada keamanan situasi strategis, termasuk tidak hanya lancar lalu lintas tetapi juga ibadat, tempat wisata, pusat perbelanjaan dan fasilitas transportasi.
Polisi, dengan dukungan untuk 141.605 mitra, memberikan keamanan untuk berbagai cabang populasi, pusat kegiatan masyarakat.
“Alih -alih ibadat Kristen, polisi nasional akan memprioritaskan keamanan untuk membuat perayaan Natal dengan serius,” tambah Sandi.
Polisi Nasional berharap untuk membawa 2024 operasi lilin ke masyarakat selama operasi selama Natal dan Tahun Baru.
“Ini adalah bagian dari uang yang selalu berpartisipasi dalam komunitas di mana pun Anda butuhkan,” katanya.