
geosurvey.co.id, Bekasi – Polisi Sunardi memeriksa seorang pekerja konstruksi yang membunuh hutang, Pujayanti (22) dan istrinya, Almaidah (51), diperiksa di rumahnya di Cibar itu, Bekasi, Jawa Barat.
Dalam ujian, tidak ada gangguan mental Sunardi untuk melakukannya.
“Ya, sejauh ini kami melihat semua yang masih kami bicarakan tentang ujian yang kami undang, jadi kami memperkirakan bahwa ia dapat melakukan tindakannya secara fisik dan bertanggung jawab.”
Namun, Ocosno mengatakan partainya tidak akan menolak kesempatan untuk memeriksa para pelaku.
Ini karena Sunardi berencana untuk melemparkan tubuh seri Pujayanti ke dalam septic tank, di mana tubuh istrinya telah ada di sana sejak tahun 2022.
“Ini adalah nama suasana para pelaku, itu mungkin bisa berubah karena itu, kadang -kadang ada penyesalan yang kadang -kadang diambil oleh animasi emosional,” katanya.
Untuk informasi, seorang wanita, seorang korban intimidasi di desa Cikoronjo Rt.001/005 Sandang Moul, area Cibarakan. Regency Bekasi, Senin (3/2/2025).
Sayangnya, korban ditemukan di sebuah lemari yang dibungkus di tempat tidur -bintang, dilaporkan terbunuh oleh tersangka Sunardi.
Kepala Hubungan Masyarakat Metro Jia, Adi Ari Siam Indraddi, mengatakan tiga saksi ditanyai tentang kasus ini.
Menurut saksi, korban awalnya ingin meningkatkan hutang kepada para pelaku.
“Korban datang untuk mendapatkan hutang pinjaman dan kemudian mencekik korban, di mana korban ditempatkan dan kemudian ditempatkan di lemari,” kata Adeh kepada wartawan pada hari Rabu (5/2/20).
Saksi mencari korban karena dia tidak pulang.
Jelas bahwa korban meninggal dan kemudian pelaku melarikan diri, tetapi berhasil disediakan oleh kantor polisi Sibarusa.
Kepala Persatuan Investigasi Kriminal, Komisaris Kepolisian Bekasi Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengatakan korban adalah karyawan koperasi.
Korban terbunuh karena dia kesal karena dia ditagih oleh utangnya sementara pelaku tidak mampu.
Onkoseno berkata, “Jumlah utangnya adalah $ 3 juta.” Mayat pasangan di septic tank
Polisi menemukan kerangka manusia di reservoir septik saat ia membuat adegan kriminal.
Jelajahi Kalibrasi, kerangka manusia yang disebut Almaidah Alias AM, yang bukan siapa pun kecuali istri Sardinia.
“(Identitas kerangka manusia) adalah seorang saudari. Pengakuan tersangka adalah istrinya.”
Sunardi membunuh istrinya almid dan melemparkannya ke reservoir pada tahun 2022.
Motif pembunuhan itu adalah karena dia cemburu dan curiga istrinya memiliki hubungan dengan pria lain.
Sunardi dikenal memiliki dua istri. Korban alumid yang terbunuh adalah istri sah Sunardi. Keduanya menikah di Banyumas, Jawa Tengah, kemudian pindah ke daerah Cibarahi, Kabupaten Bekasi. (geosurvey.co.id/abdi ryan shakti)