
Reporter Edisi geosurvey.co.id M. Alivio
geosurvey.co.id, Jackarta – Batu ginjal bukan lagi penyakit yang hanya menyerang usia.
Sementara itu, Blade of Roads (BSC) menjadi semakin dalam kelompok umur yang produktif, terutama mereka yang secara aktif bekerja.
Penyebab utama batu ginjal termasuk dehidrasi karena kurangnya asupan cairan, terutama pada mereka yang sering berada di ruang regenerasi (AC).
Presiden Astova Urologa Salom Asteri, Profesor. Kata Kata Nure terangkat, sp .u.k, mengungkapkan bahwa kebiasaan kekurangan air dapat meningkatkan risiko batu ginjal.
“Semakin banyak risiko mengalami dehidrasi, risiko batu yang lebih tinggi,” katanya Profesor. Nur mengurus wawancara di Jakarta Selatan, Rabu, 26.2.2025.
“Jadi, jika Anda bekerja di kamar ber -AC, Anda malas minum kering. Ini juga berisiko, tidak hanya mereka yang bekerja di luar ruangan dan panas,” tetap saja.
Dia menjelaskan bahwa di kamar ber-AC, tubuh terus mengalami kehilangan cairan, tetapi karena haus udara dingin.
Akibatnya, asupan cairan sehari -hari sering tidak terpenuhi. Stones Ginjal (Compass.com)
“Iklim menyebabkan pengering menjadi kering. Karena kami kedinginan, kami tidak merasa haus, kami akhirnya minum. Jika Anda minum lebih sedikit, batu,” jelas.
Menurut Profesor Nur Rasiyaid, kelompok usia yang produktif, mereka yang aktif beroperasi hingga 40-50 tahun, adalah yang paling sensitif terhadap batu ginjal.
Sebaliknya, pada usia pensiun, risiko berusaha mengurangi karena gaya hidup yang lebih santai dan masuknya cairan yang lebih teratur.
“Mereka biasanya mereka yang memukul batu orang yang secara aktif bekerja lebih tua dari 40-50 tahun. Jika Anda mundur dan lebih di rumah, itu jarang terpengaruh,” katanya.
Untuk mencegah batu ginjal, ia menyarankan agar orang terbiasa minum air yang cukup setiap hari.
“Kepadatan ramah pada ginjal adalah faktor utama. Oleh karena itu pencegahan sudah cukup untuk diminum sehingga produksi urin mencapai 2-2,5 liter sehari,” ia menemukan.